| Harry dan Dementor (sumber radityadika.com) |
Kamu pasti mikir, kok tiba-tiba
aku jadi tahu tentang Harry Potter, malah sok-sokan ngejelasin Dementor dan
mantra pemusnahnya. Iya, iya aku memang bukan penggemar Harry Potter. Hanya penikmat
pasif filmnya saja. Sebatas menonton nggak lebih dari itu. Kalau aku dites
tentang siapa nama sahabat-sahabatnya Harry aku juga nggak hapal.
Jadi, aku baru aja baca arsip
lama di radityadika.com. Salah satu artikelnya itu tentang Dementor dan mantraPatronus. Di situ Bang Radit cerita kalau akhir-akhir ini banyak Dementor
disekelilingnya yang membuatnya jadi malas dan ogah-ogahan ngelakuin apa aja. Lalu
dilist deh hal-hal yang bisa membuatnya bahagia sebagai mantara Patronusnya
untuk mengusir Dementornya tadi.
Saat ini aku merasakan hal yang
sama. Aku merasa ada banyak Dementor disekelilingku. Mereka dengan lahap
menghisap kebahagiaanku. Sumpah jahat banget. So, aku jadi sering nangis hari
ini sampe-sampe mataku sembab. Kebanyakan nangis jadi pusing, akhirnya males
buat ngapa-ngapain. Seperti bang Radit, rasanya aku perlu deh membuat daftar
hal-hal yang menyenangkan untuk memperkuat mantra Patronusku. Biar Dementornya
segera lenyap.
Nah, yang dibawah ini adalah
mantra Patronus versiku:
- Kumpul bareng temen SMA, ngobrolin hal-hal yang nggak penting, dan saling ledek satu sama lain.
- Dibeliin es krim, apapun itu terutama Walls
- Minum susu coklat
- Latihan bareng anak-anak Siaga, yang selalu menyambutku dengan penuh gegap gempita dengan sapaan “Bunda!!!”
- Rapat dengan anak-anak DKC Demak, walau kadang juga sering adu argumen
- Menjadi pengisi ice breaking dalam suatu kegiatan
- Ada yang mengenaliku di tempat-tempat yang aku nggak nyangka bakal ada yang kenal
- Berbalas komen dengan orang yang aku suka, entah di FB, Twitter atau media social lainnya
- Di kamar sendirian sambil dengerin musik baca novel baru
- Tersesat di Gramedia keluar-keluar udah borong buku baru
- Bisa selfie sama adik sendiri
- Bersama kedua sahabatku, Yenni dan Hida entah apapun yang kami kerjakan
- Berangkat sekolah dan bertemu dengan murid-murid yang lucu
- Nonton film di youtube dengan memanfaatkan wifi sekolah
- Datang di talkshow Raditya Dika dan berkesempatan foto bareng
- Terbayang situasi di mana harus dorong motor yang mogok gara-gara banjir, pengalaman sedih sekaligus lucu
- Ngomentarin tema di radio lewat twitter, padahal nggak lagi dengerin pas ada kesempatan di On-Airin bingung mau ngomong apa
- Dan masih banyak lagi….
Ternyata banyak juga hal-hal yang
dapat membuat aku bahagia. Ada yang bilang kehidupan manusia itu seperti roda,
kadang di atas kadang juga di bawah. Yang penting bukan soal di mana posisi
kita saat ini, tapi bagaimana kita menyikapinya.
Aku yakin, nggak selamanya aku
terjebak di posisi seperti ini. Nggak selamanya juga akan terselimuti dengan
kesedihan dan nasib buruk. Dengan tetap memikirkan kesedihan-kesedihan yang
dialami malah akan semakin menenggelamkan lebih dalam lagi.
Secepat mungkin harus segera “mentas”
dari situasi seperti ini. Bukan dengan mengayunkan tongkat sihir dan
mengucapkan mantra Patronus, tapi cukup dengan mengingat hal-hal yang dapat
membuat kita bahagia. Kemudian coba tersenyum kepada diri sendiri dan ucapkan “Saya
bahagia”








0 komentar:
Posting Komentar