Minggu, 04 Januari 2015

Mantra Patronus Versiku

Harry dan Dementor (sumber radityadika.com)
Kalau kamu penggemar buku atau film “Harry Potter” pasti kenal dengan Dementor. Yups, Dementor adalah makhluk penghisap kebahagiaan yang membuat korban mereka berpikir tidak bisa bahagia lagi. Untuk mengusirnya satu-satunya cara adalah, Harry Potter harus mengeluarkan mantra yang bernama Patronus. Nah, untuk mengeluarkan mantra tersebut dengan baik, Harry harus mengingat tentang hal-hal yang ngebuat dia bahagia sambil mengarahkan tongkat sihirnya ke Dementor.

Kamu pasti mikir, kok tiba-tiba aku jadi tahu tentang Harry Potter, malah sok-sokan ngejelasin Dementor dan mantra pemusnahnya. Iya, iya aku memang bukan penggemar Harry Potter. Hanya penikmat pasif filmnya saja. Sebatas menonton nggak lebih dari itu. Kalau aku dites tentang siapa nama sahabat-sahabatnya Harry aku juga nggak hapal.

Jadi, aku baru aja baca arsip lama di radityadika.com. Salah satu artikelnya itu tentang Dementor dan mantraPatronus. Di situ Bang Radit cerita kalau akhir-akhir ini banyak Dementor disekelilingnya yang membuatnya jadi malas dan ogah-ogahan ngelakuin apa aja. Lalu dilist deh hal-hal yang bisa membuatnya bahagia sebagai mantara Patronusnya untuk mengusir Dementornya tadi.

Saat ini aku merasakan hal yang sama. Aku merasa ada banyak Dementor disekelilingku. Mereka dengan lahap menghisap kebahagiaanku. Sumpah jahat banget. So, aku jadi sering nangis hari ini sampe-sampe mataku sembab. Kebanyakan nangis jadi pusing, akhirnya males buat ngapa-ngapain. Seperti bang Radit, rasanya aku perlu deh membuat daftar hal-hal yang menyenangkan untuk memperkuat mantra Patronusku. Biar Dementornya segera lenyap.

Nah, yang dibawah ini adalah mantra Patronus versiku:

  1. Kumpul bareng temen SMA, ngobrolin hal-hal yang nggak penting, dan saling ledek satu sama lain.
  2. Dibeliin es krim, apapun itu terutama Walls
  3. Minum susu coklat
  4. Latihan bareng anak-anak Siaga, yang selalu menyambutku dengan penuh gegap gempita dengan sapaan “Bunda!!!”
  5. Rapat dengan anak-anak DKC Demak, walau kadang juga sering adu argumen
  6. Menjadi pengisi ice breaking dalam suatu kegiatan
  7. Ada yang mengenaliku di tempat-tempat yang aku nggak nyangka bakal ada yang kenal
  8. Berbalas komen dengan orang yang aku suka, entah di FB, Twitter atau media social lainnya
  9. Di kamar sendirian sambil dengerin musik baca novel baru
  10. Tersesat di Gramedia keluar-keluar udah borong buku baru
  11. Bisa selfie sama adik sendiri
  12. Bersama kedua sahabatku, Yenni dan Hida entah apapun yang kami kerjakan
  13. Berangkat sekolah dan bertemu dengan murid-murid yang lucu
  14. Nonton film di youtube dengan memanfaatkan wifi sekolah
  15. Datang di talkshow Raditya Dika dan berkesempatan foto bareng
  16. Terbayang situasi di mana harus dorong motor yang mogok gara-gara banjir, pengalaman sedih sekaligus lucu
  17. Ngomentarin tema di radio lewat twitter, padahal nggak lagi dengerin pas ada kesempatan di On-Airin bingung mau ngomong apa
  18. Dan masih banyak lagi….

Ternyata banyak juga hal-hal yang dapat membuat aku bahagia. Ada yang bilang kehidupan manusia itu seperti roda, kadang di atas kadang juga di bawah. Yang penting bukan soal di mana posisi kita saat ini, tapi bagaimana kita menyikapinya.

Aku yakin, nggak selamanya aku terjebak di posisi seperti ini. Nggak selamanya juga akan terselimuti dengan kesedihan dan nasib buruk. Dengan tetap memikirkan kesedihan-kesedihan yang dialami malah akan semakin menenggelamkan lebih dalam lagi.

Secepat mungkin harus segera “mentas” dari situasi seperti ini. Bukan dengan mengayunkan tongkat sihir dan mengucapkan mantra Patronus, tapi cukup dengan mengingat hal-hal yang dapat membuat kita bahagia. Kemudian coba tersenyum kepada diri sendiri dan ucapkan “Saya bahagia”

0 komentar:

Posting Komentar