Pagi ini Alhamdulillah bisa menghirup udara segar di rumah. Seminggu sudah beraktivitas di kampus, dengan kuliah, tumpukan tugas, tuntutan organisasi dan lain sebagainya. Mereka semua berhasil! Berhasil membuat penat kepala, berhasil membuat sakit kepala dan berhasil membuat pening kepala. Namun mereka juga berhasil. Berhasil memberi pengalaman, berhasil memberi ilmu dan berhasil memberi perubahan.
Di rumah, meski tidak full 24 jam tapi ini sudah lebih dari cukup untuk melunturkan kejenuhan, melenyapkan kelelahan dan menghapuskan segala kepenatan. Dengan sepiring nasi goring super pedas buatan ibu tercinta berhasil menumbuhkan semangat baru untuk berpetualang seminggu kedepan. Senyum manis ayah saat ku diambang pintu pun melelehkan segala beban yang aku bawa dan sekarang aku merasa ringan, sangat ringan bahkan kepalaku sampai menyentuh atap(hehehe, berlebihan). Tak ketinggalan kedua adikku yang selalu membuatku tersenyum. Yach.. pada intinya di sinilah gudang semangatku, di saat aku tak bergairah satu-satunya tempat yang ingin aku datangi adalah R.U.M.A.H. sedangkan orang-orang yang ingin aku temui adalah K.E.L.U.A.R.G.A.
Ketika sudah terlalu nyaman di rumah, rasa malaspun datang. Malas meninggalkan rumah yang artinya harus meninggalkan Ayah, Ibu dan kedua Adikku. Kurang, selalu merasa kurang saat berkumpul. Ingin lebih lama, ingin lebih sering dan ingin selalu lebih dekat.
Tapi….
Sekali lagi jika aku berbalik dan memandang wajah Ayah, wajah Ibu dan Adik-adikku semangat itu tumbuh dan bersemi dan menjadi desinfektan bagi kemalasan itu. Keluarga itu luar biasa….
28 Oktober 2011
8:34 p.m
@ Rumah_aq
Sabtu, 29 Oktober 2011
Home »
» Aku di Rumah
Aku di Rumah
19.19
No comments








0 komentar:
Posting Komentar