Senin, 21 November 2011

Pembelajaran di H-16

 akhirnya aku tahu,..
mungkin memang aku yang terlalu pede, aku yang terlalu yakin dan aku yang terlalu menganggap mudah semua hal. akhirnya sekarang akulah yang menanggung resikonya. sepertinya tak hanya itu saja. goresan tinta hitampun sekarang tergambar jelas dimukaku.

aku malu...
benar-benar malu, entah apa yang akan aku lakukan jika kelak aku membutuhkannya lagi. masih punya nyalikah diriku untuk datang kembali ke sana.
bodohnya aku...
benar-benar bodoh, kenapa tidak melalui jalur yang benar. padahal sudah dikemukakan di awal, "seperti ini lho nok, jalurnya" kenapa tetap saja kuterabas?

kini akupun tahu...
sungguh-sungguh tahu, seberapa pentingnya membalas sms dari siapapun. lebih, lebih sms dari orang yang bantuannya sangat kita butuhkan. 
lalu, bagaimana? nasi telah menjadi bubur dan sayangnya buburnya tidak terlalu enak. mungkin tangisan yang keluar dari mataku tak akan mampu menghapus coretan hitam diwajahku.

do'aku, semoga ini tidak memutus silaturahmi diantara kami. . .


0 komentar:

Posting Komentar