Maaf,.
Seperti ada yang hilang, ketika tak ada lagi pesan baru darimu di hpku. Sekarang keadaannya sudah berbeda. Jujur aku belum terbiasa dengan ini, masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri.
Dari hati yang paling dalam, sebenarnya aku tak menginginkan akhir yang seperti ini dan sepertinya kaupun demikian. Namun entah hal apa yang membuat kita malah seperti ini.
Inginku tak hanya berakhir di spionmu yang semakin lama semakin tak terlihat lagi melainkan melaju bersama sampai garis finis dengan senyum yang sumringah.
Tak ada yang patut dipersalahkan dalam hal ini, karena memang ini bukan suatu kesalahan. Jadi aku tidak setuju jika kamu slalu meminta maaf.
Jika seandainya ini sebuah kesalahan, pastilah aku juga bersalah disini. Aku terlalu mudah terseret arus tanpa memberi tahumu bahwa kita sudah terbawa arus terlalu jauh. Pernahkah kau berpikir kenapa demikian? Itu karena aku menyanyangimu lebih daripada seorang teman.
Maaf,.









0 komentar:
Posting Komentar