Arus perkembangan teknologi saat ini, mau
nggak mau memaksa kita untuk beradaptasi dengan hal-hal yang berkaitan dengan
komputer, Internet, sistem online dan
lain sebagainya. Dampak positifnya tentu saja mempermudah kegiatan manusia.
Untuk menyimpan file yang jumlahnya ribuan tak perlu lagi ruangan khusus dengan
rak bertingkat lalu kita susun sesuai dengan abjad –itu sih kuno- cukup dengan
sekeping Compact Disk alias CD, atau
dengan benda kecil bernama Flasdisk.
Lalu untuk mencari data atau file kita tak perlu mengecek atau membolak-balik
rak file yang tingginya melebihi kita cukup search
aja, ketik judul file yang dicari lalu enter.
Tunggu beberapa saat dan voila!!! Ketemu! Mudah bukan.
Tak hanya masalah pembukuan saja, sekarang
segala hal udah dikomputerisasi kok. Bahasa kerennya nie online-online gitu. Pesen
tiket, dari tiket bis, kereta sampai pesawat bias dipesan online. Daftarin anak sekolah, dari Perguruan Tinggi sampai yang SD
bahkan TK ada kok yang lewat online.
Sampai masuk parkiran nomer plat kendaraan kita dicatat secara online kok. Keren and canggih tow?
Nah, sekarang masuk ke inti ceritanya
–rada berbelit ya? Itulah caraku kalo mw cerita- begini. Aku kuliah di salah
satu Universitas Negeri di Semarang –bilang aja Unnes- kampusku ini sedang gencar-gencarnya meng-onlinekan segala hal. Dari Sistem
Akademik Terpadu (Sikadu), simawa –ku lupa kepanjangannya he-, siomon, si-si-si
apa lagi ya???
Dan yang paling terbaru adalah Portal
Beasiswa. Aku ragu dengan judul situsnya karena hanya sekilas aku membacanya.
Situs terbaru itu memfasillitasi mahasiswa yang akan mendaftar beasiswa PPA dan
BBM. Kalau nggak salah inget nie, pendaftaran beasiswa secara online kaya gini udah pernah dilakuin
tahun lalu. Bedanya kali ini pake situs baru yang memang khusus untuk beasiswa
kalau dulukan daftarnya lewat akun Simawa –yang sekarang tampilannya mirip
dengan fb- sebenere bagus sie, tapi aku kok ngrasa agak mubazir, soalnya udah
ada simawa -yang multifungsi- kemudian muncul sistem baru lagi. Bukannya
apa-apa sih, tapi jujur aku sebagai mahasiswa yang mungkin agak culun dan
gaptek bingung dengan semua sistem per-online-nan
kampus ini. Kunulis kaya gini bukan berarti aku ngrasa sok pinter atau
bagamana. Namun ini hanya sekadar curahan hati anak desa yang gaptek dan tak
tahu apa-apa yang nekad kuliah di Desa juga –Unnes kan di Desa hehe-
Mungkin masih jam-jam sibuk kali ya? Atau
mungkin memang akunya yang kurang beruntung. Situs beasiswa yang baru itu sulit
diakses. Pertama kali aku buka bisa, langsung aku masuk dengan menggunakan user
sikadu. Nggak nunggu lama ling daftar beasiswa aku klik. Seluruh data yang
diperlukan aku isi. Kemudian ketika aku akan mengklik link selanjutnya
tiba-tiba yang muncul adalah layar putih dengan tulisan “Server not found”.
Berulang kali aku coba lagi memngakses situs baru itu, namun hasilnya nihil.
Hemmm….. sampai pada akhirnya oke I’m quit! –dari warnet maksutnya- akan aku
coba besok. Semoga aku beruntung…








0 komentar:
Posting Komentar