Calon Penulis dan Penulis

“….nanti pulang dari sini kalo Nikken nulis pasti tulisannya jelek, gue jamin itu. Lalu kapan tulisannya bakal bagus? Kalau dia mau memperbaiki yang kurang bagus, mengedit yang kurang sesuai sehingga menjadi tulisan yang bagus….-RD”

Semangat Berani

"Lebih baik salah dari pada selamanya tidak tahu salah atau benar" -Jomblo

My Inpiration

"Imagine all the wonderful things that will never happen if you do not do them" -Up

Nikken Derek Saputri dan Derek Samtidar

"Akhir sebuah perjalanan merupakan awal dari perjalanan baru" -Wisuda Unnes Periode II tahun 2013

Bersama berbagi tawa canda

"Sahabat adalah keluarga yang kita pilih sendiri"

Selasa, 06 November 2012

Berharap Jodoh di Pantai Jodoh

Dalam misi melaksanakan tri darma perguruan tinggi, KKN bertujuan mengabdikan diri kepada masyarakat. Namun bukan berarti kita nggak bisa berlibur kan. Maksudnya refressing, jadi selama KKN nggak melulu kita anggap sepaneng semua kegiatan. Dibawa santai aja, dengan begitu kita nggak ngerasa terbebani. 

Beberapa waktu yang lalu aku bersama dengan teman-teman penghuni posko KKN Desa Kebondalem, Gringsing, Batang berbondong-bondong menuju sebuah pantai yang letaknya nggak jauh dari desa. Awalnya kami berencana ke sana hari Sabtu sore, namun karena ada kunjungan mendadak dan terkesan buru-buru dari Dosen Pebimbing Lapangan maka kami urungkan rencana ke pantai. 

Tak mau kejadian yang sama terulang. Oke deh sore berikutnya tepatnya hari minggu kita berangkat ke pantai. let's go!!!!! Sepanjang perjalanan kami disuguhkan dengan pemandangan hamparan sawah yang menghijau. Seperti karpet mushola yang nggak tahu ujungnya dimana. Iseng-iseng ada ide nakal nie, gimana ya kalo bikin crop circle di sana kayakanya asik nie hahahahha, lalu di bawahnya ditulisin "KKN UNNES 2012" pasti jadinya rame. Hohohohoho -dasar : P

Nama pantai yang kami kunjungi adalah Pantai Jodoh. Kurang tahu kenapa pantai ini diberi nama seperti itu, barangkali karena anyak orang yang menemukan jodohnya di pantai tersebut makanya disebut pantai jodoh. ehehehhe mungkin...

Yah, apapun alasannya yang penting ketika kami berada di sana dapat sedikit mengurangi kejenuhan karena terlalu lama mendekam dalam posko. Sedikit main-main air dan tentunya foto-foto. Hhahahah serulah pokoknya . . . .




Membumi dan Memasyarakat

Minggu kedua udah mulai beraktifitas nie. Beberapa anggota ada yang piket ke balai desa ke kecamatan dan sissanya ada di posko. Termasuk aku juga. Hahahahaha..... jiwa mahasiswa muda kalau belum ada acara mandi ditunda. Hari ini memang ada agenda menanam pohon sengon bersama warga tapi jam 1 siang. Ya karena acaranya siang, emmm mandinya agak entar-entar aja deh. : P

Tapi diluar dugaan ternyata Pak Kadus Rawa GEbang datang ke posko. Wauw.... KAget dong ada apa gerangan? ternyata beliau minta bantuan ke mahasiswa KKN untuk memilah-milah bibit Sengon yang akan ditanam nanti. OMG!!!! Aku kan belum mandi. PAdahal Bapaknya bilang s.e.k.a.r.a.n.g Siap Bapak 15 menit lagi kami datang.

Secepat kilat setelah sang bapak pergi langsung deh aku mandi dan bersiap-siap. Nggak usah ditanyain ya mandiku bersih ato nggak. Berdoa aja bersih. : P 

Sudah siap, udah wangi, udah cantik capcus cin!!!! meluncur ke lokasi. Di sana terhampar seribu bbit sengon, namun yang dibutuhkan hanya 600 jadi kita harus memilah-milah bibit yang masih layak untuk ditanam karena memang ada beberapa bibit yang layu atau mati. Dua jam berlalu akhirnya selesai sudah. 600 bibit pohon sengon siap untuk ditanam. (Y)

Jam 1 siang di mana cuaca lagi panas-panasnya, kami berangkat lagi ke lokasi untuk menanam pohon sengon. Dengan semangat konservasi alam mari kita membumi hijaukan Desa Kebondalem. Sepanjang tanggul, bersama warga masyarakat kita buat lubang, di beri pupuk dan tanam sengon tak lupa air pun di siramkan ke calon pohon sengon. Teriring do'a semoga dapat tumbuh dengan subur dan bermanfaat bagi umat. Aamiin!!!!

Minggu, 04 November 2012

Rumah Danbo yang Ku Rindu

Rumah danbo : )
Seminggu di Kota orang ternyata begini rasanya. Semuanya pasti ada sisi enak dan enggak enaknya. Bagaiakan dua sisi uang yang saling melengkapi. Enak, karena bareng sama temen-temen baru. Unik-unik pula. Ada yang diem banget, yang rame juga banyak. Yah, pokoknya beragam lah, dan ekspresif banget. Dan nggak enaknya ya, jauh dari orang tua. Bukan karena apa-apa namun ya namanya juga anak pasti kangen dong dengan orang tuanya. Kangen ibu, kangen bapak, kangen Dik Derek, kangen Dik Anis dan kangen dengan rumah danbo.

Dulu ada yang menyebut rumahku mirip danbo. Hehehehehe itu karena ada dua lubang di bagian depan rumah yang mirip dengan mata danbo. Nah, sejak itu aku menyebut rumahku  "Rumah Danbo" Hemmmm, aku ingin sekali pulang ke rumah. Banyak kenangan di sana. Ya gimana nggak wong dari bayi sampai segedhe ini aku di rumah itu. 

Alhamdulillah ada kesempatan pulang minggu depan. Hemmm nggak sabar nie pengen cepet-cepet. Udah kangen soale. Rumah Danboku, tunggu aku minggu depan ya . . .

Jumat, 02 November 2012

Gamelan yang Terdiam


Terlalu lama meninggalkanmu ternyata kau sudah berbeda. Aku di sini dan kau di sana, entah apa yang kau kerjakan tiap hari, sesibuk apakah dirimu, seberapa tidak sempatkah dirimu meluangkan waktu, semenit saja untuk menanyakan kabar. Sederhanakan? namun mengapa tak pernah kau lakukan? Sudah lupakah denganku?

: )
Tak habis pikir, sebelum kuberangkat kau berpesan untuk menjaga hati. Sebetulnya sampai saat ini aku masih bertanya-tanya hati siapa yang yang harus aku jaga? Untuk siapa aku menjaga hati? Kalau aku sudah menjaga hati apa kau melakukan hal yang sama?

Lebih banyak diam, itulah dirimu. Lebih sering aku yang memulai duluan namun tanggapanu seolah sekenanya saja. Bagaikan gamelan yang sudah lelah berdengung, berkali-kali aku coba menabuhnya namun sama sekali tak menghasilkan suara. Kau kenapa? Ingin melupakanku kah? Gamelan yang sudah usangpun jika ditabuh tetap akan menghasilkan suara meskipun tak seindah gamelan yang cemerlang.

Setidaknya sapalah aku, karena itu sudah lebih dari cukup untuk mengisi ulang semangatku. Ucapan selamat pagi itu yang aku tunggu tiap hari. Pertanyaan mengenai keadaan hari ini itu yang aku rindu. Dan senyummu itu yang aku dambakan. Terlalu muluk-mulukkan diriku?

Seandainya kau tetap seperti ini akupun tak dapat berbuat apa-apa. Tetaplah jadi gamelan yang diam sampai aku lelah berusaha menabuhmu, kalau itu pilihanmu aku tak bisa berbuat apa-apa.

Kamis, 01 November 2012

KKN: Jalan-jalan keliling Desa


Minggu pertama di Desa Kebondalem Gringsing. Apa agenda kita???????? Yups jalan-jalan kenalan ke warga dan memberi tahu bahwa kami (mahasiswa KKN) ada di tengah-tengah mereka. Dan selama 45 hari akan berusaha membaur ke masyarakat sebagai bekal nantinya ketika turun ke masyarakat pada nantinya.

Pagi di sekolah-sekolah dan malamnya berkunjung di kediaman Kepala Dukuh. Seru lho, berkonfoi dengan setelan hitam kami berarak dari ujung ke ujung. hohohoho seru dan setiap mata memandang dengan tatapan bertanya-tanya "Sapa kuwi?" hehehhehe perkenalkan bapak-ibu kami mahasiswa KKN dari Unnes. Disini kami akan berusaha melebur, menyatu dan mengabdikan diri kepada masyarakat desa Kebondalem.

Kenalan kesana, kenalan kesini sedikit demi sedikit masyarakat mulai terbiasa dengan kehadiran kami, malah diluar dugaan kami disambut dengan senang hati. Tawaran bantuan juga datang dari pemuda desa, Wahhhh!! cocok deh. emmmm : )


Saat berkunjung ke TK

Nah, karena minggu pertama belum terlalu sibuk, jadi selain jalan-jalan tebar senyum dan kenalan kita ngapain aja??? mau tahu???? kasih tahu nggak ya??? 

Pasti dalam pikiran kalian kami cuma tidur dan nyante-nyante, iya kan??? ngaku loe..... hehehehhe ya iya sih kita tidur juga tapi lebih sering kita kerja untuk mempersiapkan keperluan posko. Seperti membuat petunjuk arah, papan nama posko, buat jadwal, piket, nyapu, ngepel, nyuci, makan jajan, dll banyak kan... jadi kita nggak hanya nganggur-nganggur aja. 

buat papan petunjuk arah



Tapi yang jelas, kami tetap bertekad untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.