Angan-angan Sumirah merupakan perwujudan dari kisah nyata penulisnya dengan ditambahi kisah pendukung yang mepermanis jalannya cerita.
Setelah Suminten, kini tokoh "Sum" muncul kembali. Film produksi BSJ'09 rombel 2 mengangkat judul "Angen-angen Sumirah". Dalam film ini diceritakan seorang anak bernama Sumirah yang memiliki semangat belajar yang tinggi, maka setelah lulus dari SMA ia berkeinginan untuk melanjutkan kuliah. Namun, dengan kondisi keluarganya yang pas-pasan tentulah mustahil bisa mewujudkan impiannya itu.
Sumirah, anak pertama dari dua bersaudara. Ayahnya sudah lama meninggal, selama ini ibunyalah yang menopang perekonomian keluarganya. Untuk mengubah nasib keluarga, Sumirah akan diberangkatkan ke luar negeri untuk menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW). Rencana ini bertolak belakang dengan angan-angannya selama ini.
Bagai disambar petir siang bolong, di hari kelulusannya ketika Sumirah sedang bahagia-bahagianya merasakan kelulusan dia dikagetkan dengan keberadaan dua orang petugas PJTKI di rumahnya. Sedang apa mereka di rumahnya? di lihatnya ibunya sedang berbincang-bincang serius dengan petugas tersebut.
Saat itu Sumirah berpikir ibunya sangat jahat, tidak mengerti keinginan anaknya malah mendaftarkannya untuk menjdai TKW di luar negeri. Sumirah mendadak uring-uringan. Bingung ingin bertanya kepada ibunya tentang rencana keberangkatannya sebagai TKI.
Sekian lama Sum mendiamkan ibunya, akhirnya sang ibu mengungkapkan semuanya. Bahwa yang akan menjadi TKW ke luar negeri adalah ibu bukan Sum. seketika itu pecahlah tangis Sumirah. sempat ia ingin mengurungkan niatnya untuk kuliah supaya ibunya tak jadi berangkat. Namun tekad ibunya sudah bulat, supaya Sum dapat mencapai angan-angannya ibu rela pergi ke luar negeri mencukupi keperluan pendidikan anak-anaknya.
Dalam cerita ini menunjukkan pengorbanan seorang ibu supaya anknya dapat meraih cita-citanya....
Setelah Suminten, kini tokoh "Sum" muncul kembali. Film produksi BSJ'09 rombel 2 mengangkat judul "Angen-angen Sumirah". Dalam film ini diceritakan seorang anak bernama Sumirah yang memiliki semangat belajar yang tinggi, maka setelah lulus dari SMA ia berkeinginan untuk melanjutkan kuliah. Namun, dengan kondisi keluarganya yang pas-pasan tentulah mustahil bisa mewujudkan impiannya itu.
Sumirah, anak pertama dari dua bersaudara. Ayahnya sudah lama meninggal, selama ini ibunyalah yang menopang perekonomian keluarganya. Untuk mengubah nasib keluarga, Sumirah akan diberangkatkan ke luar negeri untuk menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW). Rencana ini bertolak belakang dengan angan-angannya selama ini.
Bagai disambar petir siang bolong, di hari kelulusannya ketika Sumirah sedang bahagia-bahagianya merasakan kelulusan dia dikagetkan dengan keberadaan dua orang petugas PJTKI di rumahnya. Sedang apa mereka di rumahnya? di lihatnya ibunya sedang berbincang-bincang serius dengan petugas tersebut.
Saat itu Sumirah berpikir ibunya sangat jahat, tidak mengerti keinginan anaknya malah mendaftarkannya untuk menjdai TKW di luar negeri. Sumirah mendadak uring-uringan. Bingung ingin bertanya kepada ibunya tentang rencana keberangkatannya sebagai TKI.
Sekian lama Sum mendiamkan ibunya, akhirnya sang ibu mengungkapkan semuanya. Bahwa yang akan menjadi TKW ke luar negeri adalah ibu bukan Sum. seketika itu pecahlah tangis Sumirah. sempat ia ingin mengurungkan niatnya untuk kuliah supaya ibunya tak jadi berangkat. Namun tekad ibunya sudah bulat, supaya Sum dapat mencapai angan-angannya ibu rela pergi ke luar negeri mencukupi keperluan pendidikan anak-anaknya.
Dalam cerita ini menunjukkan pengorbanan seorang ibu supaya anknya dapat meraih cita-citanya....








0 komentar:
Posting Komentar