Bahkan sampai saat ini aku masih tak percaya.... Waowww!!! Amazing!!!


Ok.ok aku cerita dari awal ya. Emmm, jadi gini ini cerita perihal lika-liku
penantian ter-acc-nya topik skripsi. Tiap jurusan, mempunyai prosedur yang
berbeda-beda termasuk juga di jurusanku. Alurnya begini, pertama buat draft
dulu, trus jangan hanya satu kalau bisa lebih buat cadangan siapa tahu ditolak
langsung punya yang lain. Lalu draft tersbut diajukan ke ketua rumpun. Di Bahasa
Jawa ada 3 rumpun, pengajaran, linguistik dan sastra. Lalu dari ketua rumpun,
jika draft disetujui akan diberi kartu kendali bimbingan, kartu tersebut harus
dimintakan tandatangan calon dosen pembimbing, jika calon dosbing berkenan
membing ya lanjut ke langkah berikutnya, jika tidak, kembali ke ketua rumpun.
Nah, setelah kedua dosbing setuju, baru masuk Sitedi namun sebelumnya harus
laporan ke ketua rumpun biar judulnya dicatat untuk menghindari kesamaan.
Oya, Sitedi itu apa ya??? Singkatan dari Skripsi, Tesis, dan Disesrtasi. Itu
merupakan sistem pemantauan tugas akhir secara online. Belum berakhir sampai di
situ, kita masih harus mencetak formulir pengajuan topik skripsi yang kemudian
harus ditandatangani oleh ketua jurusan. Setelah itu bersama dengan kartu
kendali bimbingan dikumpulkan di TU jurusan untuk dimintakan surat pengantar
permohonan SK ke fakultas. Yeeeeee, lalu tinggal ditunggu deh. SK turun
langsung bisa buat Bab I, dan bimbingan.
Gimana? Cukup panjang kan? Nah jika disalah satu tahap ternyata gagal,
berarti harus mengulang dari awal. Dan yang perlu digarisbawahi, kadang untuk
bertemu dengan dosen susahnya luar biasa, ya barang kali beliau-beliaunya
memang super sibuk sehinga kita perlu mengulur usus supaya semakin sabar.
Jangan dikira perjalananku mulus-mulus aja ya. Terhitung dari bulan
oktober, persis ketika masa PPL habis dan menjelang diterjunkan KKN aku mulai
bergerilya memperjuangkan sebuah topik dan baru tadi topikku benar-benar
disetujui dan sekarang lagi nunggu SK turun dari Fakultas. Berarti total udah 3
bulanan lebih. Dan selama itu aku juga udah beberapa kali ganti topik. Ok,
untuk informasi awalnya aku merapat ke rumpun pengajaran, draft pertama bapak
ketua rumpun setuju, namun ditolak mentah-mentah oleh calon dosbing. Ow.ow....
tak berhenti di situ aku mulai mengumpulkan bahan lagi, aku ajukan lagi ternyata sudah ada yang buat.
Hemmm, aku galau. Ditambah lagi dengan kesukaran sang bapak untuk ditemui dan
mulai penuhnya kuota mahasiswa bimbingan di masing-masing dosen grup
pengajaran, membuatku beralih ke rumpun linguistik. Voilla, 2 draft aku
siapkan, dan sudah terpilihlah satu topik. Kartu kendali baru sudah ditangan
dan siap menemui calon dosbing.
Hari pertama, krik-krik-krik-krik!! Hemmm tidak bertemu. Tunggu hari senin,
Senin bertemu dan ternyata tidak bersedia, agak ngedrop saat itu. Kembali ke
ketua rumpun esok harinya. Curhat singkat dengan ibu ketua rumpun memunculkan
nama baru. Berjuang lagi. hari itu juga aku menunggu beliau. Satu jam, dua jam,
rasa-rasanya nggak ngantor nie bapak. Oke deh, kembali lagi besok. Aku ngajar
dulu.
Suatu hal yang menurutku ajaib dan luar biasa hari ini. Jumat, 15 Februari
2013 aku berangkat ke kampus. Agak males-malesan sebenere, karena badan capek
dan udah eseimis duluan bisa ketemu dengan dosen. Ya, minimal ketemu calon
dosbing 1 lah itu targetku dari rumah. Sampai di jurusan, diluar dugaan kedua
calon dosbingku sedang mengerjakan sesuatu di ruang yang sama. Dan tanpa
perlawanan yang berarti beliau-beliau langsung menandatangani kartu kendali
bimbingan. Senyum lebar aku bawa keluar di jurusan.
Yesss!!!!!
Langkah selanjutnya kembali ke ibu ketua rumpun untuk mendapatkan
persetujuan unggah Sitedi. Udah siang begini pasti nggak berangkat. Hemmm,
Senin deh, kesini lagi. pikirku saat itu. Dan kejutan sekali lagi terjadi,
ibunya datang, senangnya. Langsung lapor kalau kedua calon dosbing bersedia
menjadi dosbingku. Oret-oret-oret, tanda tangan dan langsung unggah hari itu
juga. Pada formulir pengajuan topik skripsi harus ditandatangani oleh Ketua
jurusan, tapi bapaknya belum hadir. Hemmm, ngalamat Senin nih.... tiba-tiba
secara mengejutkan sang ketua jurusan datang. Waow!!!! Langsung deh, lari ke
tempat print dancetak formulir. Bapak sudah tanda tangan, langsung serahkan ke
TU, nggak usah nunggu lama, surat pengantar siap untuk dilayangkan ke Fakultas.
Dan tinggal nunggu deh Senin siang diambil.
Hemmm, luar biasanya hari ini tak akan terlupakan. Orang-orang yang aku
butuhkan ada semua. Terimakasih ya Allah, t’lah mempermudah langkah awalku. Semakin
semangat untuk menapaki jalan berliku penyelesaian skripsi.
Mari berjuang!!!








0 komentar:
Posting Komentar