![]() |
| Perhatikan isi dompetku |
Bukan bermaksud ingin meng-galau di malam minggu, hanya sekadar ingin mengenang hal romantis yang pernah kamu lakukan kepada ku.
Tepat setahun yang lalu, 16 Februari 2012. Hari dimana
aku baru keluar dari rumah sakit. Kamu datang ke rumahku. Sore itu aku baru
saja mandi, badan masih lemes bahkan lemes sekali. Maklumlah 4 hari kalo ga
salah dirawat di rumah sakit Dr. Karyadi Semarang karena penyakit mag. Pada
saat itu aku memang bertanya-tanya kenapa selama aku sakit kau tak menampakkan
diri, bahkan menghubungiku hanya untuk sekadar menghiburkupun tidak.
Namun, kedatanganmu saat itu sudah lebih dari cukup. Aku
mengerti dan paham ada kesibukan lain yang kau kerjakan. Entah apa itu, aku
nggak mau tahu yang jelas kamu sudah berada di depanku saat itu dan aku
bahagia. Sedikit berbincang ya, sangat menyenangkan. Sampai pada akhirnya kau
memberiku sesuatu. Sebuah coklat. Aku kaget sekaligus seneng, asal kamu tahu
itu coklat pertama yang aku dapat dari cowok dan itu kamu.
Hemmmmmm, tapi sekarang kondisi berbeda. Kita sudah tak
lagi saling menghubungi meskipun satu organisasi. Kita tak pernah akrab lagi,
menyapa hanya seperlunya bahkan ketika hanya ada kita berdua tak sepatahkatapun
keluar dari mulut kita hanya sekedar untuk berbincang sederhana.
Bahkan sampai sekarangpun ketika kau telpon aku tadi. Aku
bingung mau bilang apa? tak seperti ketika aku di telpon oleh temanku, aku bisa
saja banyak bercerita namun denganmu hanya sekadar menjawab pertanyaanmu
secukupnya. Aku berusaha biasa saja, entah kenapa sulitnya luar biasa.
Meskipun sekarang keadaan kita seperti ini, yah aku
berterima kasih atas segala kenangan yang t’lah kau torehkan dalam benakku.
Selama aku masih bisa mengingatnya, hal-hal tersebut akan slalu ku kenang.
Dan sampai sekarang bungkus coklat itu masih terselip di
dalam dompetku dan selalu aku bawa kemanapun aku pergi.
![]() |
| Berarti sudah setahun bungkus coklat ini di dompetku :) |










0 komentar:
Posting Komentar