Calon Penulis dan Penulis

“….nanti pulang dari sini kalo Nikken nulis pasti tulisannya jelek, gue jamin itu. Lalu kapan tulisannya bakal bagus? Kalau dia mau memperbaiki yang kurang bagus, mengedit yang kurang sesuai sehingga menjadi tulisan yang bagus….-RD”

Semangat Berani

"Lebih baik salah dari pada selamanya tidak tahu salah atau benar" -Jomblo

My Inpiration

"Imagine all the wonderful things that will never happen if you do not do them" -Up

Nikken Derek Saputri dan Derek Samtidar

"Akhir sebuah perjalanan merupakan awal dari perjalanan baru" -Wisuda Unnes Periode II tahun 2013

Bersama berbagi tawa canda

"Sahabat adalah keluarga yang kita pilih sendiri"

Rabu, 31 Oktober 2012

Wauw Luar Biasa (Panasnya)

Tiga hari berada di kota orang. Udah tau dung dimana? Yups, Batang untuk melaksanakan KKN. Kuliah Kerja Nyante eh!!! slah Nyata maksudnya. Ya emang sie awalnya nyante-nyante dulu soalnya belum ada program, tahap penyusunan program. Tiap haro ya jalan-jalan keliling desa, masuk sekolah-sekolah mengobservasi keadaan desa. Untuknya pada bawa motor jadi nggak harus jalan.

Kalau dilihat aktifitas kami kebanyakan di luar wilayah. Wauw, tantangan erbesar adalah cuaca. Hemmm udah jadi rahasia umum kalau cuaca di sekitar Pantura itu ekstrim banget. Yah, panasnya menyengat dan membakar. Jangan-jangan pulang dari sini aku tambah item nie..... hohoho padahal dasare udah item.

Namun meskipun demikian itu tidak mengurangi semangat kami dalam mengabdikan diri kepada masyarakat. hihihihihi... namanya juga mahasiswa. Cukup bersyukur Desa tempatku KKN nggak terlalu pelosok-pelosok banget. Buktinya masih terjangkau Listrik, Signal seluler dan yang terpenting signal Smartfren masih nyampe jadi masih bisa cerita-cerita di sini. Ok.ok.ok. Listrik juga udah ada, air juga nggak sulit jadi nggak harus mandi sekali, kita bisa mandi berkali-kali....

Minggu, 28 Oktober 2012

Petualangan Baru

Kurang tidur..... Yaps.yaps.yaps saya kurang tidur. Hahahaha persis seperti anak SD yang besok akan melakukan wisata, pasti malamnya nggak bisa tidur. Nggak tahu kenapa malam ini aku masih saja terjaga, mungkin karena aku pulang kemaleman dari rumah pembina kali ya, jadi malah nggak ngantuk. Hemmmm... nggak tahu lah.

Nanti tepat pukul 7,  rombongan kabupaten akan meluncur ke lokasi. Tahu kesananya dengan apa? hahahaha aku akan mengajak Jupe, ini akan menjadi kali pertama aku mengendarai Jupe dengan rute terpanjang. Biasanyakan cuman Semarang-Demak aja namun nanti Semarang-Batang.

Menjelang Upacara Pelepasan
Sampai sekarang aku masih bertanya-tny loksi yang akan aku datangi nanti seperti apa.Ya karena memnag belum pernah kesana. Kan aku jarang jalan-jalan hohohoho. Akan menjadi pengalaman yang menarik nie nanti. Aku berharap seperti itu. Dan dengan teman baru yang insyaAllah nggak kalah menyenangkan dari teman PPL pasti akan lebih menyenangkan.

Bismillah, semua akan berjalan sesuai dengan rencana.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Bahasa Indonesia dan Bahasa Alay

Hari Sumpah Pemuda nie kawan. Tepat di hari ini sekian tahun yang lalu para pemuda dan pemud Indonesia mengikrarkan tiga sumpah. Apa aja hayo isinya? Jangan ngaku anak muda Indonesia kalo nggak tahu isinya. Emang isinya apaan si? Kira-kira bunyinya kaya gini nie:

Sumpah Pemuda (versi orisinil)
Pertama
 Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
 Kedoewa
 Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
 Ketiga
 Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda (Ejaan yang disempurnakan)
Pertama
 Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
 Kedua
 Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
 Ketiga
 Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Nah, udah tahu kan isinya. Emmm, ukay kali ini aku mau ngomongin poin ketiga. Menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia. Yups Bahasa Indonesia, udah belum sie kalian sebagai pemuda dan pemudi Indonesia menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar?
Udah? Ciyus? Meappah?

Hahahhaa, kayaknya kok masih jarang ya yang nggunain bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Malah kebanyakan dari kita lebih sering menggunakan bahasa allay yang cenderung lebay dan sangat melenceng dari kaidah kebahasaan. Hal tersebut lantaran nggak mau dianggap kuno ato cupu ato, ato, ato yang lainlah.

Bisa bayangin nggak sih kalau dikeseharian kita selalu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar? Bentar, bentar mari kita bayangkan bersama.. emmmmm... emmmmm... emmmmm... Hahahhahaha pasti lucu banget, dan barangkali suasana pembicaraan akan terasa formal sekali. Paling nggak suka situasi seperti itu. Percaya deh, kamu juga nggak suka tow situasi seperti itu, kaku dan lain sebagainya. Hemmmmm.., Berbeda dengan bahasa gaul. Kalau kita berkomunikasi dengan bahasa gaul situasi nonresmi nan santai mudah sekali tercipta dan tak jarang membawa kedekatan kepada sesama penuturnya.

Cungguh? Tyus aku harus guling-guling dan koprol sambil bilang waou gitu?

Hahahhaa, nggak harus begitu juga sie. Namun yang perlu diwaspadai adalah kalau kita lebih sering menggunakan bahasa-bahasa gaul seperti itu kelak bahasa Indonesia akan punah. Pelajaran bahasa Indonesia yang kita dapatkan dari Sekolah Dasar hingga bangku kuliahpun tidak bisa membantu banyak. Iya memang pelajaran kita dapat tiap hari namun jika tanpa aplikasi dalam kehidupan sehari-hari nothing deh, bagaikan nulis di atas pasir lambat laun akan hilang juga. Pernah merhatiin nggak nilai Ujian Nasional, pada mapel Bahasa Indonesia biasanya nilainya lebih kecil dari nilai mapel yang lain.

Kenapa itu bisa terjadi? Yah kamu aja deh yang jawab.

Intinya begini teman-teman. Nggak salah sie kita menggunakan bahasa gaul. Namun jangan berlebihan dan harus lihat tempat. Nggak semuanya tempat lho bisa menerima bahasa gaul. Dan satu lagi yang penting jangan lupakan bahasa Indonesia. Itu adalah bahasa persatuan di Indonesia. Kesasar dimana aja kalau itu masih di Indonesia gunain aja bahasa Indonesia kamu pasti akan selamat.

Aku juga sadar sie dalam penulisan blog ini masih tidak sesuai dengan kaidah berbahasa Indonesia. Kan yang nulis Alay.. ehehhehe nggak gitu juga kali. Ini aku lakuin supaya kamu nggak bosen ngebaca postingan-postinganku . . .

So, mari kita lestarikan Bahasa Indonesia di Negara kita sendiri.
Cemungudh Kakak!!!!

Kamis, 25 Oktober 2012

Anggap Saja ini Tempat Parkir

Berangkat dengan kepercayaandiri yang tinggi, ku bawa konsep penelitianku ke kampus. Bagai angin segar di siang hari nan panas, salah satu dosen memberi lampu hijau. Wauw, ibarat naik motor tinggal ngegas aja nie. Namun belum bisa, aku harus melewati satu pos dulu yang dijaga oleh dosen yang lain. Disitulah keadaan berubah. Ya, lampu hijau itu berubah menjadi merah. Emmmm.... topikku belum layak untuk penelitian. Sempet ngedrop sie pasti, agak syok dikit. Gimana nggak syok konsultasi kaya dimarah-marahin hehehehhe, nggak marah sebenere emang style-nya seperti itu. Ok no problem. Malah ibu dosen tersebut memberi alternnatif topik lain. 

Aku nggak bisa ngapa-ngapai saat itu, ingin mengelak dan membela si topik kayaknya aku kurang amunisi. Hanya bisa tersenyum pasrah dan, "Ok bu, saya akan kembali lagi dengan konsep baru."

Pikirku saat ini, nggak perlu buru-burulah dalam pengajuan penelitian yang penting bisa selesai tepat pada waktunya. Anggap aja lagi di tempat parkir, ada kalanya kita harus mundur dulu sebelum bisa melaju lurus ke depan. Iya kan?

Dan satu lagi, tak selamanya "satu dayung dua, tiga pulau terlewati" itu bagus. Jika mampu sie ok.ok aja. Namun alankah lebih baiknya jika kita selesaikan satu persatu sesusi dengan tingkat kedaruratannya. Pengambdian ke masyarakan di depan mata. Itu dulu yang harus diselesaikan, baru setelah itu mari kita rancang penelitian lagi.

Rabu, 24 Oktober 2012

Mahasiswa Alay Berandai-andai menjadi Ketua KPK


K-P-K, Komisi Pemberantasan Korupsi adalah suatu lembaga yang tercipta atas dasar keprihatinan merajarelanya budaya korupsi. Barang kali terdengar lebay karena menyebutnya sebagai budaya. Sayapun juga nggak suka menyebutnya budaya. Emmmm.. kalau begitu mari kita sebut dengan kejahatan. Yups, Kejahatan Korupsi yang menyebabkan negara merugi sekian milyar, eh nggak hanya milyar ding, namun juga hingga triliyun. Naudzubillah semoga tidak bertambah lagi. Ckckckckckck #geleng-geleng kepala.
Alay atau “Anak Layangan” merupakan sebutan untuk anak kampung yang norak, item, kumal, ingusan dan rada o’on dan cenderung sukanya hanya seneng-seneng, hura-hura, nongkrong-nongkrong gak jelas dan lain sebagainya. Berdasarkan ciri-ciri tersebut barangkali saya termasuk di dalamnya. Kalau anak alay berkhayal menjadi keteua KPK gimana ya?
Emmmm.... Banyak hal-hal unik yang ingin aku realisasikan jika benar-benar menjadi ketua KPK.
Memberdayakan pengguna sosial media.
Kaum facebooker dan Twiteres di Indonesia banyak pake banget. Nah, daripada mereka Cuma update status nggak jelas, maka berdayakan aja mereka sebagai mata-mata pejabat. Supaya mereka pikir dua kali kalo mau korupsi karena yang ngawasin banyak.
Dandanin Koruptor dengan Gaya Alay
Hahahahaha, rada konyol sie namun saya pikir ini salah satu hukuman jitu untuk membuat pelaku korupsi jera. Ok, begini selain hars menanggung hukuman sebagaimana mestinya mereka diwajibkan tiap minggu melakukan kegiatan bersih-bersih di tempat umum dengan dandanan alay. Dengan begitu mereka bakalan kapok nglakuin korupsi.
Trus apa lagi ya? Oh iya sampai lupa, harta hasil korupsi harus dikembalikan ke Negara 100% nggak boleh kurang. Sukur-sukur ditambahi bunga 50% sebagai hukumannya.
Yups itulh khayalan saya sore ini. Kalau nggak masuk akal mohon maaf. Yah namanya juga berkhayal. Suka-suka saya dong. Hohohoho : )