Kamis, 25 Oktober 2012

Anggap Saja ini Tempat Parkir

Berangkat dengan kepercayaandiri yang tinggi, ku bawa konsep penelitianku ke kampus. Bagai angin segar di siang hari nan panas, salah satu dosen memberi lampu hijau. Wauw, ibarat naik motor tinggal ngegas aja nie. Namun belum bisa, aku harus melewati satu pos dulu yang dijaga oleh dosen yang lain. Disitulah keadaan berubah. Ya, lampu hijau itu berubah menjadi merah. Emmmm.... topikku belum layak untuk penelitian. Sempet ngedrop sie pasti, agak syok dikit. Gimana nggak syok konsultasi kaya dimarah-marahin hehehehhe, nggak marah sebenere emang style-nya seperti itu. Ok no problem. Malah ibu dosen tersebut memberi alternnatif topik lain. 

Aku nggak bisa ngapa-ngapai saat itu, ingin mengelak dan membela si topik kayaknya aku kurang amunisi. Hanya bisa tersenyum pasrah dan, "Ok bu, saya akan kembali lagi dengan konsep baru."

Pikirku saat ini, nggak perlu buru-burulah dalam pengajuan penelitian yang penting bisa selesai tepat pada waktunya. Anggap aja lagi di tempat parkir, ada kalanya kita harus mundur dulu sebelum bisa melaju lurus ke depan. Iya kan?

Dan satu lagi, tak selamanya "satu dayung dua, tiga pulau terlewati" itu bagus. Jika mampu sie ok.ok aja. Namun alankah lebih baiknya jika kita selesaikan satu persatu sesusi dengan tingkat kedaruratannya. Pengambdian ke masyarakan di depan mata. Itu dulu yang harus diselesaikan, baru setelah itu mari kita rancang penelitian lagi.

0 komentar:

Posting Komentar