 |
| Berkeliling kota Semarang tengah hari bukan ide yang bagus, namun jika
dilakukan bersama itulah SEMPURNA ! ! !
|
Yups, hari ini akhirnya terlaksana juga yaitu jalan-jalan bareng temen-temen
PPL SMK Muhammadiyah 1 Semarang. Sebener pengene sore aja, udara siang kota
Semarang kan panasnya naudzubillah. Namun karena masing-masing dari kita ada
agenda lain di sore harinya, so apa boleh buat biarpun panas kita berangkat
aja. Kemanapun, dan kondisi apapun jika kita bersama kayaknya tetep bakal
menyenangkan. Terbukti kok. Meskipun kita salah dalam pemilihan waktu namun
tetep aja seneeeeeng banget bisa jalan-jalan hari ini.
Pengen tahu ceritanya? ini dia . . .
Janjian di depan Lawang Sewu, aku kira aku yang akan datang pertama ternyata
. . . hehehehe mereka udah nunggu aku setengah jam. Ups!! maaf kawan tadi
mampir pom bensin dulu cz Jupe kehausan. xixixixixi. Semua personil lengkap,
cap-cus masuk ke lokasi. Dengan becandaan ala anak muda nan alay, kami masuk
dan di sambut oleh seorang pegawai sana. Walla... bayar tiket masuk sebesar Rp
10.000, wauw... lumayan mahal nie. Eitsss!!!! tapi jangan kuatir, ayo keluarkan
kartu ajaib kita Taraaaaa!!!! Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dengan kartu itu kita
dapat diskon 50% lumayan yang setengahnya bisa buat beli bakso. hohohohoho
Beres dengan sistem pembayaran, kita jalan-jalan deh. Berkeliling gedung
lawang sewu dengan pintu yang wau banyak sekali. Meskipun tanpa pendingin
ruangan udara di sana emmmm, sejuk banget. Asik nie kalau ngekos di sini. He :P
Dari lantai satu ke lantai dua, dari lantai dua ke lantai tiga dan akhirnya
balik lagi ke lantai dasar. Kami di temani oleh seorang tur gaet. Namun setelah
itu acara bebas yaitu foto-foto sepuasnya.
 |
| bu Chila di belakang sendirian . . . |
 |
| Pas mau masuk gedung lawan sewu |
 |
| Namanya juga mahasiswa, Allay dikit wajar dong. . . |
 |
| Cover VCD Bajakan hahahaha : ) |
 |
| Jane yow kepanasan ning piye neh, ngeksis wae lah . . . |
 |
| Gaya andalan "Radar Neptunus" |
Lawang Sewu sudah, beranjak ke tujuan berikutnya, kawasan kota lama. Bisa
dibayangkan sendiri lah ya, bagaimana panasnya kota Semarang? Barang kali
saking panasnya bisa buat goreng telur nie. Setelah perjuangan cukup ekstrim
sampai juga di taman Gereja Blenduk. Bukannya foto-foto kita cuma ngadem dan
nungguin 2 orang dari kami yaitu Bu Juju dan Bu Yana beli es gempol. Yah,
karena udah kepanasan duluan akhirnya kita rada males ngapa-ngapain. Nggak
apa-apa lah, yang penting kita barengan.
 |
| Di taman gereja blenduk |
 |
| Nunggu yang lagi maem Es . . . |
Oke, setelah penyantap es gempol selesai dengan aktifitasnya, kita lanjut
cari warung buat makan. Ketemu deh sebuah warung makan yang menyediakan menu
bakso dan mie Jawa di depan Paragon. Seperti biasa aku pesen bakso tanpa mie
alias kosongan. Hahahaha karena itu favoritku. Emmmm, lumayan sie enak. Bukan
mahasiswa kalau kita nggak becanda. Makanan datang 5 menit pertama kita anteng
dengan kuliner masing-masing. Lima menit kedua panggilan abi dan umi dar Bu Juju
dan Pak Rio menggemparkan warung makan. Entah mengapa kita ketawa
terpingkal-pingkal mendengar itu. Hemmmmm, sampai-sampai keselek jadinya. Yah,
itulah mahasiswa. Banyak becandanya.
 |
| Pilih-pilih menu |
 |
| Makanan yang udah difoto harus di beli . . hahaha |
 |
| enyak-enyak-enyak . . . |
Perut sudah terisi, makanan sudah di bayar. Ayo go to next destination
"Klenteng Sam Po Kong". Biarpun panas menyengat, it's ok no problem.
Tak berapa lama sampailah di TKP. Masih dengan
menahan panas kita masuk klenteng, menikmati keindahannya bangunan yang
didominasi warna merah menyala khas China. Ya iyalah, namanya juga Klenteng.
Foto-foto sana-sini asik dan wau, seolah-olah berada di China beneran.
Menyenangkan. Banyak pose-pose unik kita lakukan disana, dari nyium patung,
niruin gaya patung sampai ngomong sama patung. Gokillah pokoke.
 |
| Pose lompat yang aneh . . . : P |
 |
| Patung Laksamana Ceng Ho |
 |
| Seakan berada di China |
 |
| royokan apa jal???? |
 |
| Istirahat di bawah pohon beringin |
Kita nggak bisa lama di sana,
karena belum sholat dzuhur jadi mentok jam dua kita cabut dan kembali ke asal
masing-masing. Yang dari atas kembali manjat yang dari bawah nggelinding aja
sampai rumah.
Memang bukan ide bagus
jalan-jalan di tengah kota siang bolong. Namun ide SEMPURNA jika dilakukan
bersama kalian. Terimakasih untuk hari kawan. Lain kali kita ulng lagi namun
dengan pemilihan waktu kunjungan yang tepat. : )
0 komentar:
Posting Komentar