Rabu, 16 November 2011

Nonton Ungu di H-21 bareng Dik Derek


Sore itu, bersama adikku Derek, nonton konser music yang bintang tamunya Ungu. Ungu membius berhasil membius penonton yang sedari tadi setia menunggu mereka, meskipun hujan sempat mengguyur lapangan FIK. Biarpun becek, kotor dan penuh lumpur tapi tidak mengurangi meriahnya “Pentas Inagurasi Unnes”.
Irama music yang mendayu-dayu namun tetep touching  dibawakan oleh punggawa Ungu disertai dengan suara merdu dari sang vokalis menjadikan mahasiswa yang menonton melupakan sejenak tugas-tugas kuliahnya. Di sana, di lapangan FIK mahasiswa dari seluruh fakultas berkupul. Tak ada diskusi, tak ada perang argument yang ada malah paduan suara. Iya mereka seolah dikomandoi oleh Pasya untuk menemaninya bernyanyi bersama.
Akupun turut larut dalam melodi-melodi indah itu. Hahaha, tak sadar tangan, kaki dan badan ikut bergoyang mengikuti hentakan music yang halus namun ngena banget. Mulutpun tak ketinggalan berusaha menyanyikan lirik-lirik lagu Ungu, meskipun yang terucap hanya “nananan” atau “lalalala” karena tidak terlalu hapal. Heheheh…
Ditemani dengan adikku, aku menikmati acara yang berlangsung kurang lebih 2 jam ini. Setelah acara selesai semua penonton berjalan menuju tempat parker dan kembali ke asalnya.
Inti dari acara ini, aku jadi semakin dekat dengan adikku. Perlu digarisbawahi Derek itu adikku bukan pacarku. Hehehe…
Lalu setelah semua keriuhan selesai, mulailah kembali kekodratnya sebagai mahasiswa yang berjibaku dengan sederet tugas yang mengantri untuk dikerjakan. Di meja kamar kosku ada sebuah buku cerita rakyat bahan kajianku setebal 1111 halaman yang aku pinjam dari perpustakaan Unnes. Tidak tahu kapan aku selesai membacanya, yang jelas aku harus mampu melahap dan mencernanya menjadi sebuah kajian yang ilmiah. Modalku hanya satu yaitu membaca. Hemmmmm,,,,
Selain itu tugas dari salah satu mata kuliah yang mengharuskan aku datang ke konser Ungu tadi dan membuat laporan bagaimana sebuah music bisa mempengaruhi kejiawaan seseorang. Tentu saja bisa. Kalau diperhatikan orang-orang yang menonton music tadi seola-olah dihipnotis, apapun yang diucapkan oleh sang vokalis semua diikuti. Seperti, mengangkat tangan, tepuk tangan, bernyanyi bersama, lompat-lompat dan lain sebagainya. Pokoknya itulah, terlalu panjang jika ditulis di sini.
Udah ah, nglanjutin baca lagi yak……

15 November 2011
20:22
@kontrakan

0 komentar:

Posting Komentar