Rabu, 30 Mei 2012

2 Jam di Demak, 5 Menit di Rumah

foto rumah aku

Demak aku pulang!!!!
Itu jargon yang menggebu-gebu siang tadi. Hehehe aku ke Demak tadi siang. Dengan di antar seorang teman, ya sebut saja namanya “Set” –itu bukan tanda untuk diam ya, memang itu namanya- aku menuju tepat install laptop. Mungkin perlu diketahui, seminggu yang lalu Jono –nama netbookku- aku install ulang. Awalnya sih memang sudah tidak ada masalah lagi. Namun dua hari kemudian muncul keanehan. Tiba-tiba layar Jono menjadi hitam, gelap dan tidak dapat menampilkan gambar pada dekstop.

Siang-siang bertabur sinar matahari nan gemilang kami melaju menuju kota kelahiranku, Demak. Sengatan mentari, debu jalanan, asap kendaraan tak kami pedulikan hanya demi kesehatan si Jono. Lalulintas yang sedikit ramai mebuat perjalanan menjadi agak lama, sekaligus membuat patnerku ketakutan, ya namanya juga pantura saingan di jalan ya bis-bis gedhe, truk gandheng dan kawan-kawannya. Hahahha.... namun akhirnya kami sampai di tempat tujuan.

Di sana ku utarakan semua keluhan yang aku rasakan. Bak seperti dokter spesialis, mas-mas penjaga itu mengernyitkan alis. Mungkin masnya lsedang mendiagnosis penyakit apa yang menimpa Jono. Di bolak-balik si Jono, lalu dia diam sebentar seperti ada yang dipikirkan. Di lihat lagi, lalu diam lagi. Akupun bertanya-tanya dalam hati “Janjane kenapa ta mas? Separah itukah kerusakan netbook ku?”. Setelah beberapa saat akhirnya mas-mas itu bertanya padaku “Mbak, tombol powernya dimana?” hah!!! Jadi dari tadi mas itu nyari tombol power tow?? Ealah, tak kira mikir apa.

5 menit berlalu, belum ada hasil. Masnya masih semangat mengutak-utek Jono. 15 menit berjalan, masnya mulai garuk-garuk kepala. 30 menit kemudian, kami merasa lapar akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Jono dan mencari makan. Hahahahha... yups, tempat makan favorit jika berada di Demak adalah Sanggar Bakso. Karena disitulah tempat makan termurah. –ada beberapa kejadian disana, mungkin akan diceritakan di lain kesempatan-

Selesai makan, kami kembali ke tempat semula. Mencari tahu bagaimana keadaaan Jonoku tersayang. Dan ternyata Jono dinyatakan sehat kembali. Aku coba cek, ternyata seudah kembali seperti semula. Alhamdulillah. Dan alhamdulillah lagi ternyata aku nggak harus bayar untuk keluhan ini. Hehehhe.... asik.asik

Tak lupa, menyampaikan terimakasih kemudian kami berlalu dan menuju Semarang lagi. Eiiitttssss,. Tidak lupa mampir rumah dulu. Di luar dugaan rumahku benar-benar sepi. Ibu nggak ada, Ayah juga, kedua adikku apa lagi. hemmmm,. Kemana mereka???? Percuma dong pulang tapi nggak ketemu orang rumah. Di rumah kami hanya sholat dan kemudian melanjutkan perjalanan. Beruntung sebelum meninggalkan rumah ibuku datang. Sempet pamitan, meskipun hanya sekejap namun itu cukup mengobati kerinduanku ke ibu....

0 komentar:

Posting Komentar