Jalinan janur berbentuk segi empat sering kita sebut dengan ketupat. Seluruh
warga Indonesia sepertinya tidak ada yang tidak kenal sama ketupat. Dalam
setiap perayaan hari besar keagamaan. Pernah nggak sih kamu mencoba membuat
ketupat? Aku percaya beberapa dari kamu sudah ada yang jago membuatnya dan
beberapa sisanya barangkali hanya tahu jadinya aja –hehehe, kaya aku-
Memang nggak bisa dibilang mudah sih membuat keupat itu. Perlu kejelian dan
ketelitian supaya dapat menjalin dua utas janur menjadi sebuah ketupat. Nggak kebayang,
dulu nenek moyang kita kok bisa-bisanya kepikiran buat ketupat ya??? Hemmmm.....
Ceritanya begini...
Tiba-tiba datang dua orang cowok sangar ke kosku. Yang satu berpostur
sedang, kulit putih dan brewokan, satunya lagi badannya agak tambun kulit sawo
matang. Ada apa gerangan tiba-tiba mereka mencariku sampai dikos?
Dan ternyata, mereka minta diajari untuk membuat ketupat. Untuk tugas
kuliah katanya. Dalam hati aku berpikir, ada-ada aja tu dosen ngasih tugas kok
bikin ketupat. Hemmmmm....
Kemudian aku tunjukkan keahlianku kepada mereka –aroma sombong mulai
semrebak hehehe- dua utas pita berbeda warna aku saling silangkan. Mereka berdua
memperhatikan dengan teliti bagaiman tanganku dengan lincah menarik dan
mengulur pita, sampai pada akhirnya jadilah sebuah ketupat. Yeeee!!!!! Jadi satu.
Hahahahahah!!!! –ketawa sombong-
Tapi untuk yang kedua kalinya, ketika aku akan mengulangi kesuksesanku
tiba-tiba tanganku terhenti. Aku bingung bagaimana cara menyelesaikan anyaman
pita ditanganku. Berulang kali aku coba namun belum kutemukan jalannya. Mati gaya
menjangkiti jiwa. Aku bingungharus bagaimana. Mereka yang sedari tadi memperhatikan
ikut-ikutan bingung. Cara mereka memandang seakan meragukan eksitensiku. Tak mau
lama-lama mati gaya di depan mereka akhirnya aku berusaha kembali. Sekuat tenaga
aku berpikir, aku berspekulasi, dan aku mencoba namun hasilnya ruwet.
Senyum getir tersimpul dibibir. Tanda aku menyerah dengan keadaan....
Satu hal yang tak habis pikir. Bagaimana mungkin yang tadinya aku lancar
membuat ketupat setelah dicoba untuk kedua kalinya malah aku gagal???
Wahhhhh...... kurang kredibel ini...
Hemmmm.. maaf teman anda belum beruntung, coba lagi besok. Setidaknya kalian
sudah mendapat satu yang sudah jadi.
_nicken.derek_
23 Mei 2012 @ Kos-kosan









Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus