Sabtu, 18 Agustus 2012

Malam Takbiran 2012

Hemmm... sempet juga nie posting.
malam ini adalah malam takbiran, sudah menjadi kebiasaan di desaku kalau pas malam takbiran kaya gini ada takbir keliling dan pesta kembang api.

takbir keliling diikuti oleh perwakilan kampung dengan mengarak replika-replika yang unik. seperti, yang paling umun masjid, kapal, ada juga yang berkreasi membuat kuda laut, unta, ikan, laba-laba dan masih banyak lagi. pokoknya menariklah.

kemeriahan semakin bertambah ketika arak-arakan diiringi dengan pesta kembang api. aku yakin semua orang pasti setuju kalau pertnjukan kembang api itu sangat spektakuler dan luar biasa indahnya, karena aku salah satu yang mengamini hal tersebut.

namun, satu hal yang perlu digarisbawahi, sespektakuler apapun kembang api itu tetap aja yang namanya kembang api pasti mengeluarkan bunyi-bunyian yang nggak pelan. tahu sendirikan aku rada deg-degan kalo mendengar suara keras. Termasuk juga kembang api dan petasan. jadi dibalik kekagmanku dengan kembang api nan luar biasa tadi terselip ketakutan dalam senyumku. aku sangat bersyukur ketika kembang apinya selesai. huft.... waktnya pulang ibu,...


Pastinya aku nggak tahu sejak kapan mulai takut dengan suara keras. Katanya orang tuaku, dulu waktu ada banjir gedhe aku sering nangis karena denger suara mobil yang distater. Pakdheku pernah aku bikin repot, tiap hari beliau harus menuntun vespanya sampai jalan raya baru dihidupin lantaran aku bisa nangis kalau denger suara vespa. huft....

dan itu kebawa sampai sekarang. apapun itu kalau suaranya keras, tanganku langsung keringet dingin. kalau sampai parahnya ya bisa sesak nafas... haduh, ngrepotin ya...

satu alasan yang menurutku konyol kenapa aku takut dengan bunyi keras. dari dulu aku beranggapan bahwa semua suara keras dapat menyebabkan ledakan dan akhirnya kebakaran. sedangkan aku sangat trauma sekali dengan kebakaran. masuk akal nggak sie???

0 komentar:

Posting Komentar